Jasa Raharja Dorong Kemandirian Keluarga Ahli Waris Korban Kecelakaan Melalui Program JR Pelita di Bandung 

- Penulis

Senin, 17 November 2025 - 07:28

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jalurkhusus.com]

Jakarta, 15 November 2025 — Ketika kehilangan datang tiba-tiba karena kecelakaan lalu lintas, keluarga yang ditinggalkan bukan hanya menghadapi duka, tetapi juga tantangan untuk menata ulang kehidupan. Di tengah situasi itulah Jasa Raharja berupaya hadir tidak hanya untuk memberikan santunan, tetapi sebagai pendamping yang membantu menyalakan kembali harapan.

Melalui program Pemberdayaan Ekonomi untuk Keluarga Ahli Waris Berdaya dan

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terampil (JR Pelita) yang digelar di Bandung pada 13–14 November 2025, Jasa Raharja mengajak para ahli waris untuk membangun kemandirian melalui keterampilan baru yang dapat membuka jalan menuju kehidupan yang lebih stabil.

Program yang diikuti 25 peserta ini menghadirkan pelatihan ecoprint, sebuah keterampilan yang memungkinkan setiap peserta mengolah bahan-bahan dari dedaunan menjadi produk bernilai ekonomi. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Jasa Raharja untuk mendampingi keluarga ahli waris dalam proses pemulihan pascakecelakaan, serta membuka peluang usaha yang dapat berkelanjutan.

Plt. Direktur Utama Jasa Raharja Dewi Aryani Suzana menegaskan tujuan kegiatan ini sebagai langkah nyata untuk memperkuat kemandirian ekonomi peserta. “Kami Jasa Raharja terus berupaya memberikan manfaat, melakukan tindakan nyata kepada ahli waris berupa kegiatan-kegiatan yang dapat membuat mereka mandiri secara ekonomi. Hari ini ada 25 ahli waris yang ikut dalam kegiatan belajar membuat ecoprint. Harapan kami, ilmu yang mereka dapat hari ini dapat mereka kembangkan dan membantu mereka mandiri ke depannya,” ujarnya.

Baca Juga:  Warga Cemara Jaya Temukan Remaja Linglung, Akhirnya Diserahkan ke Rumah Singgah Dinas Sosial Karawang

Dalam sambutannya, Dewi mengatakan bahwa setiap angka kecelakaan menyimpan cerita tentang kehidupan yang berubah selamanya. Karena itu, pendampingan selepas musibah menjadi bagian penting dari mandat sosial Jasa Raharja.

“Kami tidak ingin berhenti hanya pada penyerahan santunan. Kami ingin melangkah lebih jauh dengan mendampingi, menguatkan, dan menumbuhkan kembali semangat hidup mereka yang terdampak. Itulah semangat yang melandasi lahirnya program JR Pelita,” jelas Dewi dalam sambutannya

Pelatihan ecoprint yang diadakan merupakan bagian dari sebuah perjalanan untuk memulihkan keyakinan diri dan menumbuhkan harapan baru. Jasa Raharja berharap agar para peserta dapat memelihara bahkan mengembangkan jejaring yang terbentuk lewat kegiatan ini menjadi sebuah komunitas keluarga berdaya yang dapat saling menguatkan.

 

Lewat komunitas ini, mereka dapat saling berbagi keterampilan, pengalaman, serta peluang usaha.

Di sisi lain, Dewi juga mengajak para peserta untuk turut menyuarakan pentingnya keselamatan berkendara kepada keluarga dan lingkungan. “Sampaikan pesan sederhana tapi berarti: ‘Hati-hati di jalan, karena ada keluarga yang menunggu di rumah.’ Pesan kecil ini bisa menyelamatkan nyawa,” tuturnya

Melalui JR Pelita, Jasa Raharja menegaskan kembali komitmennya untuk hadir melampaui momen penyerahan santunan, dengan memberikan peluang pemberdayaan yang berkelanjutan bagi keluarga ahli waris. Sejalan dengan moto “Menanam Harapan, Menumbuhkan Kemandirian”, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi titik awal bagi lahirnya keluarga-keluarga yang lebih tangguh, berdaya, dan siap membangun masa depan baru dengan penuh keyakinan.

Berita Terkait

Anggaran SILTAP Sintang tak kunjung cair: Kades Gandis hulu pertanyaaakan sebab nya?
Diam-diam ASN Khusus Dispenda Dapat Insentif Sebesar 330 Juta per-tahun, LIN: Masyarakat Bekasi Wajib tahu
Rp.66 Miliar Insentif Dispenda Bekasi Dipersoalkan, Aktivis Minta Transparansi
PTUN Pontianak Lanjutkan Sidang Sengketa Tanah yang Digugat Ahli Waris, Putusan PK MA Dipertanyakan Keasliannya
Desa Digital Diduga jadi Ladang Korupsi Oknum Kades,  Barang Bobrok dibeli, Perintah Siapa??
Bubarkan Inspektorat..!, Puluhan Miliar Anggaran diserap, Hasil Kerja Nihil
PPG dan IASH Berkolaborasi Tingkatkan Pengalaman Bagi Penumpang Pesawat di Bandara
SPBU 64.781.21 Dr Wahidin Pontianak Sampaikan Klarifikasi Resmi Bantah Isu Penyaluran Solar ke Mafia BBM
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 06:54

Anggaran SILTAP Sintang tak kunjung cair: Kades Gandis hulu pertanyaaakan sebab nya?

Rabu, 25 Februari 2026 - 02:28

Diam-diam ASN Khusus Dispenda Dapat Insentif Sebesar 330 Juta per-tahun, LIN: Masyarakat Bekasi Wajib tahu

Selasa, 24 Februari 2026 - 12:35

Rp.66 Miliar Insentif Dispenda Bekasi Dipersoalkan, Aktivis Minta Transparansi

Selasa, 24 Februari 2026 - 10:45

PTUN Pontianak Lanjutkan Sidang Sengketa Tanah yang Digugat Ahli Waris, Putusan PK MA Dipertanyakan Keasliannya

Senin, 23 Februari 2026 - 01:00

Desa Digital Diduga jadi Ladang Korupsi Oknum Kades,  Barang Bobrok dibeli, Perintah Siapa??

Senin, 16 Februari 2026 - 09:21

PPG dan IASH Berkolaborasi Tingkatkan Pengalaman Bagi Penumpang Pesawat di Bandara

Senin, 16 Februari 2026 - 02:19

SPBU 64.781.21 Dr Wahidin Pontianak Sampaikan Klarifikasi Resmi Bantah Isu Penyaluran Solar ke Mafia BBM

Jumat, 13 Februari 2026 - 11:09

Mudik Gratis BUMN 2026 Berangkatkan Lebih dari 100 Ribu Pemudik

Berita Terbaru